Presiden Amerika Serikat Donald Trump Menghentikan Program Nuklir Korea Utara

Presiden Amerika Serikat Donald Trump Menghentikan Program Nuklir Korea Utara

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, pihaknya akan bertindak secara sepihak untuk menghentikan program nuklir Korea Utara jika China tidak dapat mengubah situasi.

Trump berulang kali akan mengambil langkah agresif terhadap China untuk mengurangi defisit perdagangan AS. Namun, jika pembicaraan dengan Xi tidak menghasilkan kesepakatan diinginkan, Trump mengatakan akan mengambil tindakan.

Baca juga:

PT Equityworld Futures Harga Emas XUL LGD 31 Maret 2017 Review High Low Close

PT Equityworld Futures : Pergerakan Indeks Emas XUL LGD Senin 03 April 2017

“Jika China tidak ingin menyelesaikan masalah Korea Utara, kami akan menyelesaikannya,” kata Trump.

Hal ini dinyatakan dalam sebuah wawancara dengan Financial Times, seperti dikutip dari CNN, jumat (3/4). Ditanya apakah ia percaya bahwa AS bisa memecahkan masalah ini tanpa China, Trump menjawab dengan mantap: “pasti.”

“China akan memilih antara membantu kita tentang Korea Utara atau tidak,” kata Trump. “Jika mereka memutuskan untuk membantu, itu adalah baik untuk China, dan jika tidak, tidak ada manfaat.”

Pemerintah Trump telah berulang kali menekankan keprihatinannya tentang ketegangan tinggi terkait ancaman nuklir korea Utara. Menteri luar Negeri Rex Tillerson mengunjungi China pada bulan lalu untuk mendesak mereka untuk berurusan dengan masalah ini.

Sekarang, Trump dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Xi Jinping di AS dan akan kembali mengangkat masalah ini.

Dalam kampanye dan setelah menjabat, Trump percaya China yang bertanggung jawab untuk proliferasi nuklir yang berkelanjutan di Korea Utara. Dalam wawancara, ia mengatakan ia akan berbicara dengan Xi tentang situasi ini dan menggunakan “insentif” untuk membujuk China untuk membantu mengatasi masalah ini.

Dilaporkan oleh Reuters, insentif yang terkait dengan perdagangan. “Perdagangan adalah insentif yang dimaksud. Itu semua tentang perdagangan.”

Pemerintah korea Utara mengklaim telah diuji hulu ledak nuklir, September lalu. Badan cuaca Korea Selatan memperkirakan kekuatan ledakan dari 10 kiloton, atau dua pertiga dari kekuatan AS bom di Hiroshima 1945 aug.

Tahun ini, Pyongyang juga meluncurkan beberapa rudal, dan pejabat pertahanan AS mengatakan kepada CNN bahwa korea Utara bisa menggunakan mesin roket yang mereka uji coba bulan lalu di rudal balistik antarbenua.

Berbicara di Korea Selatan, bulan lalu, Tillerson memperingatkan AS bisa mengambil tindakan militer yang berkaitan dengan Korea Utara.

Sumber: PT Equityworld Futures & CNN Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s